Beberapa bulan lalu, M operasi lutut dan sejak itu kesehatannya merosot karena obat-obat, berat badannya juga menurun dari 70 kg hingga sekarang kurang dari 60 kg. Beliau merasa tak lagi optimum untuk bekerja di Regents Garden dan merasa bersalah, oleh karena itu, beliau mengajukan diri untuk pensiun. Pengajuan pensiun tersebut saya tolak, malah saya naikkan jabatannya menjadi Chief Supervisor for Building, yang mungkin hanya perlu kerja 3 hari dalam seminggu. Ide menciptakan posisi baru untuk M entah datang dari mana. Saya bilang: “We need you, M! Di mata beliau langsung tersontak rasa percaya diri lagi, dan saya sungguh melihat kebahagiaan hari ini… benar-benar menakjubkan. Saya ingat kata-kata Master Shantideva: we always need sentient beings (kita selalu butuh para makhluk).
Dari sisi M, jelas beliau merasa sangat dihargai dan itu membuat rasa percaya diri kembali bangkit. Gaji M lumayan besar, jadi beliau merasa tanpa bisa melaksanakan pekerjaannya 100%, perusahaan akan dirugikan. Dari segi perusahaan sebagai CEO, harusnya saya terima pengunduran dirinya, karena efisiensi dan secara finansial akan lebih baik untuk perusahaan. Tapi, saya tahu, jika M berhenti kerja dengan state of mind and body seperti itu, efeknya sama sekali tidak akan baik, bahkan sudah bisa dibayangkan keadaannya bisa menjadi fatal. Beliau sudah mulai menyerah.
Menciptakan posisi baru karena M tidak bisa lagi mengerjakan tugasnya di posisi sekarang, memang butuh lebih banyak bujet dengan hasil yang belum tentu. Namun, saya bisa rasakan bahwa berapa pun biayanya, akan bermakna untuk kualitas hidup beliau. Dari segi finansial untuk perusahaan berarti tambah bujet, tapi akan luar biasa bermanfaat! Dan juga karena perusahaan kita bisa membayar biaya tersebut, jadi ini adalah cara paling indah untuk menggunakan uang… menyelamatkan hidup dan membawa kebahagiaan! Mungkin banyak orang yang tahu harga dan daya uang, tapi tidak banyak yang benar-benar tahu nilai dan kegunaan uang.
Waktu M bercerita mengenai penderitaan badan dan rasa sakitnya, saya sampai terharu, seakan-akan beliau memberi pelajaran buat kita semua, bahwa ada ‘wear and tear’ dengan badan ini, jadi jagalah tubuh kita dengan baik sehingga kita dapat bermanfaat buat orang lain. Tak usah mudah cemberut hanya karena mendengar omongan orang atau bete hanya karena melihat orang lain kelihatannya lebih senang. Hidup itu berharga, gunakanlah sebaik-baiknya!
***
*Disarikan dari Bunga Rampai: Kumpulan Sharing Dharma oleh Upa. Salim Lee.
*Tersentuh oleh kreativitas dan cara pikir Om, kami bertekad menggunakan hidup ini untuk memberi manfaat kepada orang lain, DENGAN ATAUPUN TANPA UANG!






