Napas bagaikan angin
Citta bagaikan angkasa
Biarkanlah citta bersemeleh dengan sendirinya, jangan mengendalikannya
Cukup sekedar mengenalinya, bersemelehlah di sana,
Citta itu sendiri adalah shunya, jelas, tak ada batasnya, jernih berkilau.
Meski pikiran apa pun dapat muncul,
Jika engkau bersemeleh, sekedar mengetahui sebagaimana adanya,
Pikiran akan bebas dengan sendirinya, secara alami dan tanpa jejak.
Bagaikan air dan ombak
Jika engkau bersemeleh dalam citta yang shunya, jelas, tak ada batasnya, jernih berkilau
Itulah Mahamudra.
Kalu Rinpoche
Jangan mengenang-ngenang.
Jangan berandai-andai.
Jangan berpikir.
Jangan menganalisa.
Jangan mengendalikan.
Bersemelehlah
Biarkanlah apa yang telah berlalu.
Biarkanlah apa yang akan terjadi di masa mendatang.
Biarkanlah apa yang sedang terjadi sekarang.
Jangan mencoba memahami apa pun.
Jangan mencoba membuat sesuatu terjadi.
Rileks, sekarang, dan bersemelehlah.
Tilopa
Diterjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia oleh tim Potowa Center. Agustus 2013.






