Pengantar
Arya Nagarjuna yang hidup di India Selatan sekitar abad kedua Masehi, tak diragukan lagi adalah seorang filsuf Buddhis Mahayana yang paling penting, berpengetahuan luas dan berpengaruh. Beliau adalah pendiri tradisi Madhyamika atau tradisi Jalan Tengah dari Buddhisme Mahayana. Kumpulan karya beliau yang lengkap meliputi teks-teks yang ditujukan untuk kalangan awam, surat-surat berisi nasihat kepada para raja, risalah-risalah mendalam dan epistemologi. Yang terpenting di antara kumpulan karya beliau adalah Gatha Dasar Jalan Tengah (Mulamadhyamakakarika) yang dipelajari oleh para cendekiawan dari semua tradisi Buddhis di Tibet, Cina, Korea dan Jepang. Teks ini merupakan karya paling berpengaruh dalam sejarah filosofi India, dimana secara tepat dan tajam menyajikan analisa mendalam tentang sifat keberadaan realita.
Yang sudah kami terjemahkan ke bahasa Indonesia adalah empat bab yakni:
• Bab Analisa tentang Diri dan Pengalaman
• Bab Analisa tentang Tathagata
• Bab Analisa tentang Empat Kenyataan Ariya
• Bab Analisa tentang Dua Belas Nidana
Gatha-gatha Parinama
Saya bersujud kepada Buddha yang Sempurna
Guru teragung
Yang mengajarkan bahwa
Apa pun yang muncul secara terkait
Tak berakhir, tak dilahirkan,
Tak hancur, tak pasti dan berubah-ubah
Tak muncul, tak lenyap,
Tanpa pembedaan, tanpa identitas (diri),
Dan bebas dari konseptualisasi.






