“Sahabat Gotama, filosofi saya, pandangan saya adalah ‘tidak ada perbuatan saya; tidak ada perbuatan orang lain (semuanya sudah digariskan).’”
“Brahmana, saya belum pernah mengetahui atau mendengar doktrin seperti itu, pandangan seperti itu. Bagaimana orang – yang bisa bergerak maju sekehendak hatinya, bergerak mundur sekehendak hatinya, dapat mengatakan: ‘Tidak ada perbuatan saya; tidak ada perbuatan orang lain (semuanya sudah digariskan)?’”
“Brahmana, menurutmu adakah faktor kehendak (arambhadhatu) atau mula dari suatu perbuatan?” “Ada, Sahabat.”
“Dan jika ada faktor kehendak, bukankah jelas bahwa makhluk memiliki kehendak?” “Ya, Sahabat.”
Jadi, jika ada faktor kehendak dan jelas bahwa makhluk memiliki kehendak, (maka) ada ‘ini perbuatan saya, ini perbuatan orang lain.’
“Brahmana, bagaimanakah menurutmu, adakah faktor usaha (nikkhamadhatu) ... adakah faktor upaya (parakkamadhatu) ... adakah faktor keteguhan (thamadhatu) … adakah faktor kegigihan (thitidhatu) ... adakah faktor juang (upakkamadhatu)?” “Ya, Sahabat.”
“Dan jika ada faktor juang, bukankah jelas bahwa makhluk berjuang?” “Demikianlah, Sahabat.”
Jadi, jika ada faktor juang dan jelas bahwa makhluk berjuang, (maka) ada ‘ini perbuatan saya, ini perbuatan orang lain.’
“Brahmana, saya belum pernah mengetahui atau mendengar doktrin seperti itu, pandangan seperti itu. Bagaimana orang – yang bisa bergerak maju sekehendak hatinya, bergerak mundur sekehendak hatinya, dapat mengatakan: ‘Tidak ada perbuatan saya; tidak ada perbuatan orang lain (semuanya sudah digariskan)’?”
“Luar biasa, Sahabat Gotama! Luar biasa, Sahabat Gotama! Seperti halnya membetulkan sesuatu yang posisinya terbalik, menyingkap apa yang tersembunyi, menunjukkan jalan kepada mereka yang tersesat, atau membawa lampu dalam kegelapan sehingga mereka yang memiliki mata dapat melihat wujud, begitu pula melalui banyak penalaran, Sahabat Gotama telah membuat Dhamma menjadi jelas. Saya mengandalkan Bhagava Gotama, Dhamma, dan Sangha para bhikkhu. Agar Bhagava Gotama mengingat saya sebagai upasaka yang mengandalkan beliau, mulai hari ini, sepanjang hidup.”
***
Sumber: http://www.accesstoinsight.org.
Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia oleh tim Potowa Center.
Mei 2016.






