Sutta Pali

Sutta Brahma-nimantanika: Undangan Brahma (Brahma-nimantanika Sutta: The Brahma Invitation) [Majjhima Nikaya 49]



“‘Setelah tahu secara langsung ‘segalanya’ sebagai segalanya, dan setelah tahu secara langsung sejauh mana apa yang belum dialami melalui segalanya dari segalanya, saya bukanlah segalanya, saya bukan ada dalam segalanya, saya bukan bersumber dari segalanya, saya bukanlah “Segalanya milik saya.” Saya tidak mengafirmasi segalanya. Oleh karena itu, engkau bahkan tidak sebanding dengan saya dalam hal pengetahuan langsung, bagaimana saya bisa lebih rendah darimu? Sesungguhnya saya lebih tinggi darimu.’”

“‘Jika engkau tahu secara langsung sejauh mana apa yang belum dialami melalui segalanya dari segalanya, agar itu tidak menjadi sia-sia dan hampa bagimu.’”

“‘Kesadaran adalah tanpa landasan, tak berakhir, senantiasa benderang, tidak dialami melalui (sifat) kepadatan dari unsur tanah … sifat cair dari unsur air … sifat panas dari unsur api … sifat pergerakan dari unsur angin … segalanya dari segalanya.’”

“‘Baiklah kalau begitu, saya akan menghilang dari hadapanmu. “‘Baiklah, Brahma menghilanglah dari hadapan saya jika engkau mampu. “Lalu Brahma Baka (berpikir), ‘Saya akan menghilang dari hadapan Samana Gotama. Saya akan menghilang dari hadapan Samana Gotama,’ tapi (Brahma Baka) tak mampu menghilang dari hadapan saya. Ketika ini dikatakan, saya katakan pada Brahma Baka, ‘Jika demikian, Brahma, saya akan menghilang dari hadapanmu.’ “‘Baiklah, menghilanglah dari hadapan saya jika engkau mampu.’

“Para bhikkhu, lalu saya menciptakan daya kewaskitaan sehingga Brahma, kumpulan Brahma, dan para pengiring kumpulan Brahma dapat mendengar suara saya tapi tak bisa melihat saya. Setelah menghilang, saya mengucapkan gatha berikut:

‘Setelah melihat bahaya dari bhava (‘menjadi’) dan mencari vibhava, saya tidak mengafirmasi bhava jenis apa pun, maupun tidak mencengkeram pada nandi (berharap mendapat kesenangan).’

“Lalu dalam diri Brahma, kumpulan Brahma, dan para pengiring kumpulan Brahma, muncullah rasa takjub dan kagum: ‘Betapa menakjubkan! Betapa mengagumkan! – Daya agung, kekuatan agung dari Samana Gotama! Kami tak pernah melihat atau mendengar samana atau Brahmana lain yang mempunyai daya agung, kekuatan agung seperti Samana Gotama, yang ber-pabbaja dari suku Sakya. Hidup dalam masyarakat yang begitu menyukai bhava, begitu bersukacita dalam bhava, begitu terpikat pada bhava, beliau telah mencabut bhava hingga akar-akarnya!’”


***

Sumber: Brahma-nimantanika Sutta: The Brahma Invitation" (MN 49), translated from the Pali by Thanissaro Bhikkhu. Access to Insight (Legacy Edition), 17 December 2013, http://www.accesstoinsight.org/tipitaka/mn/mn.049.than.html.


Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia oleh tim Potowa Center.

Juli 2015.

Baca Lebih Lanjut

Sutta Brahma-nimantanika: Undangan Brahma (Brahma-nimantanika Sutta: The Brahma Invitation) [Majjhima Nikaya 49] | Potowa Dharma Center