Sutta Pali

Mengapa Kita Mengembara Dalam Samsara? (Why Do We Wonder in Samsara?) [Anguttara Nikaya 4.1]

“Karena tidak mengetahui dan tidak menembus empat hal maka kita, engkau dan saya, berkelana dan terlahir berulang-ulang untuk waktu yang sangat lama. Apakah keempat hal tersebut?

“Karena tidak mengetahui dan tidak menembus kebajikan (sila) Ariya maka kita, engkau dan saya, berkelana dan terlahir berulang-ulang untuk waktu yang sangat lama.

“Karena tidak mengetahui dan tidak menembus konsentrasi (samadhi) Ariya maka kita, engkau dan saya, berkelana dan terlahir berulang-ulang untuk waktu yang sangat lama.

“Karena tidak mengetahui dan tidak menembus pengetahuan (panna) Ariya maka kita, engkau dan saya, berkelana dan terlahir berulang-ulang untuk waktu yang sangat lama.

“Karena tidak mengetahui dan tidak menembus pembebasan Ariya maka kita, engkau dan saya, berkelana dan terlahir berulang-ulang untuk waktu yang sangat lama.

“Namun ketika kebajikan (sila) Ariya diketahui dan ditembus, ketika konsentrasi (samadhi) Ariya ... pengetahuan (panna) Ariya ... pembebasan Ariya diketahui & ditembus, maka rasa kekurangan (tanha) terhancurkan; karena kondisi bagi bhava (tanha dan keterikatan) berakhir, maka tidak ada lagi bhava.”

Sumber: “The Round of Rebirth: samsara", edited by John T. Bullitt. Access to Insight, 26 May 2010, http://www.accesstoinsight.org/ptf/dhamma/sacca/sacca1/samsara.html.


Diterjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia oleh tim penerjemah Potowa Center. Maret 2012.

Baca Lebih Lanjut

Mengapa Kita Mengembara Dalam Samsara? (Why Do We Wonder in Samsara?) [Anguttara Nikaya 4.1] | Potowa Dharma Center